Saya masih semester
8
lho, belum lewat batas masa kuliah
4 tahun. Sudah ditanyain “Mengapa belum wisuda?” entah berapa puluh kali oleh orang
– orang menanyakan ini, yang sebenarnya merasa peduli atau sengaja
ngeledek. Saya
gak suka
diginiin haha.
Yah.... memang wajar sih banyak nanya – nanya gitu, soalnya sudah semester akhir. Ya. . . saya positive
thinking saja deh, saya yakin itu
karena kepedulian mereka.
Nah..... kalau teman – teman atau keluarga yang nanya
“Mengapa belum wisuda, kapan?”
Ini penjelasannya:
Pertama: Saya harus komitmen
Apa yang pernah
saya janjikan, mudah2an bisa saya
tepati. Jadi tidak hanya omongan belaka.
Saya kan masih
status asisten IKLC, jadi masih aktif mengajar. Saya harus komitmen dan selalu
harus rajin mengajar. Melakukan persiapan belajar yang matang sebelum kegiatan
PBM dan saya masih ingin mengabdi di IKLC hingga Februari 2017, jika masih ada
kesempatan.
Seperti setelah
dulu ikut jadi pemateri Ilmu Komputer
Goes To School, saya jadi ketagihan mau ikut pengabdian. Terakhir saya buat
pengabdian saya sendiri seperti ke SD dan melakukan seminar ke SMA/SMK di
Kecamatan Parlilitan. Jadi terakhir saya berniat mau melakukan sekali lagi
pengabdian sebelum menyelesaikan perkuliahan S1 saya.
Kemudian saya punya
ruangmahasiswa.com yang punya tim dengan anggota 7 orang. Saya harus bangun
ini, sukses di sini, dan memegang komitmen kepada teman – teman saya di dalam
tim bahwa “ingat, berapa besar sudah usaha yang kalian berikan, maka kita harus
sukses”
JADI ADA PEKERJAAN
RUTIN YANG MEMANG HARUS SAYA LAKUKAN SELAIN SKRIPSI SEBAGAI BENTUK KOMITMEN
SAYA
Kedua: Saya masih miskin ilmu
Saya menyadari
bahwa jika ilmu yang saya dapat hanya dari perkuliahan, saya belum siap untuk
ke dunia kerja yang profesional.
Jadi saya mencoba belajar lagi di luar,
mengikuti pelatihan – pelatihan dan mencari lebih banyak relasi ke sana sini.
Ketiga: Saya tidak ingin mengandalkan gelar sarjana
Saya tidak ingin mengandalkan
gelar sarjana sebagai modal utama dalam mencari pekerjaan. Apalah arti sebuah
gelar jika tidak punya kualitas. Jadi selama saya kuliah, saya menginginkan
ilmu yang lebih banyak lagi bukan gelar sarjana.
Keempat: Belum siap menjadi sarjana
Entah mengapa,
seolah – olah saya merasa belum siap menjadi sarjana. Saya merasa masih sangat
lemah dan miskin ilmu untuk bersaing di dunia profesional.
Saya memang tidak
ingin mengandalkan gelar. Jadi intinya mencari lebih banyak lagi ilmu,
pengalaman, relasi kemungkinan baru saya siap.
Kelima: Ingin menjadi mahasiswa yang memiliki karya.
Kita tidak butuh
banyak orang untuk berkarya, hanya butuh orang – orang yang punya visi yang
sama dan niat membangun.
Saya bangga telah
membentuk ruangmahasiswa.com yang telah bekerja dengan 6 orang lainnya dalam 1
tim.
Saya bangga telah
pernah membentuk acara syukuran natal untuk pertama kalinya sepanjang sejarah
di kampung saya dengan dana semua hasil galangan kami berlima.
Saya bangga telah
mengabdi dan mencoba memberi inspirasi baru di SD Negeri Ambalo dan
Siduambilik.
Saya
bangga telah membentuk acara Talkshow in
Our School 2017 di SMAN 1 Parlilitan dan SMKN 1 Parlilitan.
Saya
bangga telah memfasilitasi adik – adik untuk persiapan menuju mahasiswa dalam
acara Meet Up peserta SNMPTN dan SBMPTN
2017.
Semua
itu bukan semata – mata untuk menunjukkan eksistensi semata, atau menunjukkan
kehebatan namun lebih berkarya dan membangun dengan sukarela tanpa mengharapkan
imbalan. Semoga dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Saya
“masih” ingin berkarya di sisa studi saya sebagai mahasiswa S1.
Keenam:
Masih ADA karya yang tertunda
Saya
pernah berkata saya akan melakukan pengabdian lagi, saya pernah berkata saya
akan bantu merenovasi GEREJA kami yang TUA RENTA dan sudah enggan berdiri kokoh, saya pernah
berkata untuk berjuang mencari cara agar jalan ke kampung kami tidak lagi jalan
tikus. Intinya apa saya sudah katakan, semoga saya bisa menepatinya.
Saya yakin Tuhan bersama saya dan saya
yakin Tuhan selalu memberkati niat baik setiap orang.
Skripsi
adalah kepentingan pribadi saya, sarjana adalah gelar saya. Namun mungkin saya
lebih bermanfaat jika bisa membantu banyak orang.
Salam
dari mahasiswa yagn belum wisuda.
Labels: motivasi